Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah pemerintah telah meminta pemerintah Arab Saudi untuk menerbitkan surat pencekalan bagi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Yasonna mengaku tak pernah tahu mengenai hal itu. "Enggak ada. Pokoknya dari kami enggak ada deh," ujar Yasonna saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019.
Yasonna juga membantah adanya pencekalan terhadap Rizieq yang dilakukan pemerintah Indonesia.
Ia juga mengaku tak tahu terkait sejumlah surat permintaan pencekelan yang diperlihatkan Rizieq dalam video yang ditayangkan di chanel YouTube Front TV. (tempo)
